Huditaakbar

cerita hidup yang ga hidup tapi bercerita tentang hidup

Archive for May, 2008

Betapa

tulisan ini langsung saya buat karena mumpung masih hangat di otak (meskipun sebenarnya sudah dingin karena angin malam dan helm half face yang saya gunakan dalam perjalanan pulang tadi) saya setelah ngobrol ngalor-ngidul bersama kawan saya yang tidak perlu-lah saya tulis namanya disini (aib.. hehe)

ORANG SURABAYA

ini yang tadi saya bicarakan bahwa menurut pengalaman saya yang hanya 16 dari 21 tahun saya hidup di dunia Surabaya karena asumsi 5 tahun diawal saya hidup saya tidak ingat apa-apa dan jka maju sedikit saat saya menginjak bangku SMP yang oleh guru saya yang pula asli Surabaya memberikan doktrin kepada muridnya dikelas tentang kelebihan arek Suroboyo

beliau mengatakan “sa’ elek-eleke arek Suroboyo lek salah mesti tanggung jawab” mendengar perkataan itu secara langsung dan langsung dan langsung hati saya tertusuk oleh panah semangat arek Suroboyo (bukan panah asmara lho..) bahwa kalau flashback lagi ke masa saya mulai mengingat dunia Surabaya (umur 6 tahun) kira-kira apa yang saya alami ga beda jauh ama yang disampaikan oleh guru saya tadi bahwa “wes tala arek Suroboyo iku sipp!!! ga neko-neko!! jelas lan nggenah!!! lek iyo yo iyo lek ga yo ga!!” yang pada ujung-ujungnya BERKARAKTER entah itu berkarakter baik ato buruk yang penting mereka punya idealisme sendiri-sendiri dan tidak mudah ato bahkan tidak sama sekali terpengaruh oleh sesuatu yang bukan ke-idealan bagi mereka (ambil contoh karakter kurang baik yang melekat pada daerah lain Surabaya).

pertanyaannya:

apakah dengan mengaca arek Surabaya beberapa tahun yang lalu (jaman ketika SMP) kini arek Surabaya telah mengalami perubahan yang bisa baik atau buruk?

dan mengapa kok saya rindu dengan karakter-karakter kuat seperti dulu? bukan seperti sekarang yang cenderung seenaknya sendiri dan rela mengubah karakter mereka demi sebuah harapan yang semu?

ataukah yang saya opinikan disini sama sekali tidak benar (berdasarkan pandangan sempit saya?)

GO INDONESIA!!!!!!!

sebuah semangat dan harapan akan tim THOMAS dan UBER Indonesia untuk kembali mewujudkan ambisinya “mengawinkan” piala Thomas dan piala Uber yang terakhir kali terjadi di tahun 1996 (klo ga salah, klo salah maaf)

Saya orang Indonesia tulen maka saya merasa sangat berharap akan ambisi tersebut.. tapi kenapa seakan-akan hanya saya dan beberapa gelintir orang saja yang mendukung? apakah karena sudah tidak percaya dengan tim-tim yang diterjunkan? ato karena tidak suka dengan permainan bulu tangkis? apalah alasannya yang penting kini marilah kita bersama-sama berdoa agar Tim Indonesia benar-benar dapat mengawinkan kedua piala Thomas dan Uber tersebut..

jadwal trakhir yang saya ikuti andalan tim Thomas Sonny D.k dan Taufik H. malah kalah sedangkan unggulan muda malah yang menang tapi yang penting masih menang melawan Thailand (skor 3-2).

sedangkan untuk tim Uber sukses dengan hasil 4-1 melawan Jepang..

besok (senin, 12 Mei 2008) Tim Indonesia akan melawan Jerman (Thomas) dan Belanda (Uber)

BAHAN BAKAR merk “DIESEL V10″

pagi tadi saya baca koran menerangkan bahwa kini PERTAMINA telah produksi bahan bakar tipe baru bernama DIESEL V10 tujuannya khusus buat bahan bakar BOILER, meskipun secara kualitas memang rendah jika dibandingkan dengan solar yang dijual dipasaran namun lebih baik jika dibandingkan dengan minyak bakar, sedangkan sisi lain yang dapat dilihat sebagai alternatif adalah harga jual Diesel v10 ini Rp 8.800 jauh lebih murah jika dibandingkan dengan solar yang menyentuh angka Rp 10.200 (khusus industri).

Menurut Deputi Direktur Pemasaran PERTAMINA, Hanung Budya, bahan bakar tersebut diketahui cocok untuk mesin boiler dan mesin diesel putaran rendah maupun sedang, sesudah dilakukan uji penggunaan sejak setahun lalu. Selain itu, pihak Pertamina telah dilakaukan pula survei pasar.

Lewat usaha ini saya pribadi sangat kagum dengan usaha PERTAMINA dalam memunculkan inovasi-inovasinya dan saya sendiri sangat berharap bahwa PERTAMINA sebagai tuan rumah produksi minyak di Indonesia dapat menunjukkan taringnya, jangan sampai lalu ada pemikiran bahwa PERTAMINA kalah dengan perusahaan asing lainnya yang ada di Indonesia.

yang kemudian muncul sebagai pertanyaan gimana tanggapan industri terhadap inovasi PERTAMINA ini ya?

  • pesan

  • Feedjit

  • Credits

    Get a free blog at WordPress.com | Theme: Fjords by Peterandrej