Huditaakbar

cerita hidup yang ga hidup tapi bercerita tentang hidup

Archive for October, 2008

perjuangan [bukan berjuang]

aku teringat akan sebuah hal
tentang sebuah janji
yang menurut aku perlu diperjuangkan
atau minimal dipertahankan terus..

sampai kapan aku juga tidak punya jawaban

pernah ada sebuah pesan berantai dari kakakku yang di+forward kepadaku
tentang sebuah janji
yang bisa aku katakan “it’s me” –> secara kini sok+sok+an saya saja biar keren [barangkali]
tentang sebuah surat dari seseorang kepada wanita yang ingin dinikahinya

bukan sebuah janji untuk bersedia mendampingi selamanya
bukan sebuah janji untuk memberikan sebuah penghidupan yang layak
bukan sebuah janji untuk mencintai+nya selama+lamanya

sebuah surat yang mengatakan dirinya dapat berubah suatu saat kelak
hanya karena ALLAH semata

sebuah ungkapan hati bahwa yang hanya dilakukannya adalah usaha

untuk mendampinginya selamanya
untuk memberikan penghidupan yang layak baginya
untuk mencintai+nya selama+lamanya

karena yang dia tau adalah saat ini
bukan saat esok apalagi saat jauh kedepan [selamanya]

terlalu berat bagi dia untuk menjaminnya
karena yang ia tau dia hidup di+bumi adalah untuk berusaha
bukan berjanji untuk selamanya

begitu mengingatkanku
hahaha
sia+sia tapi bagiku

“sinau sek ae sing penting le..”
-dini hari selepas menikmati nescafe bikinan McCafe Mcd delta plasa-
16.100 rupiah..

hidup dan arti..

baru saja aku memikirkannya

beginikah rasanya bahwa “hidupku terlalu tak berarti untuk diartikan”

hahaha..

apakah memang separah itukah?

ataukah malah kamu juga merasakan?

hingga aku berani mengatakan “hidup itu susah”

apa yang telah aku alami didalam hidupku

dalam kesendirianku atau dalam kebersamaan denganmu

dalam keterkasihan atau dalam ketersiksaan oleh mereka

beritahu aku kawan

jika aku telah memenuhi apa yang mereka butuhkan dariku

dan ingatkan pula aku

saat aku mengingkari kewajibanku sebagai seorang mahluk Tuhan

kini malah aku merasa mereka akan berkata

“bar.. akan capek jika kami terus mengingatkan dirimu..”

“pikirkanlah sendiri bar.. jangan kamu suka untuk terus-terusan diingatkan”

apakah aku sudah cukup berarti bagi mereka?

ahh terlalu jauh..

apakah aku sudah cukup berarti bagi diriku sendiri?

untuk merubahku menjadi “orang”

artikata “orang” yang begitu luas

hahaha

aku rasa sudahlah biar aku seperti ini

yang kutunggu hanya keikhlasanmu

untuk mengajari aku arti hidup

yang bermanfaat..

dampingi aku kawan

untuk kita beritahukan pada mereka

untuk kita berikan milik kita

dari semua apa yang telah kita rasakan

akbar,

at the end Oct  of 2nd 2008

Sosok

Apa yang kamu tahu tentang arti seperti itu?

Apa bedanya dengan arti lainnya?

Apa yang kamu harapkan?

Apakah kamu telah dijanjikannya?

Apa yang kamu dapatkan darinya?

Apakah kamu ingin menjadi arti itu?

Karena pengabdiannya+kah?

Karena pengorbanannya+kah?

Karena keihlasannya+kah?

Karena yang kutahu adalah semua sama

Aku, kamu, dia, mereka

Ingatlah satu hal

Saat kamu mengartikan arti itu

Saat kamu mendapatkan arti itu

Aku yakin apa yang kamu artikan adalah tentang dirimu sendiri

Bukan orang lain

Dan apa yang kamu harapkan sebetulnya telah disediakan untukmu

Oleh dirimu dan

Oleh lingkunganmu

Akbar H

  • pesan

  • Feedjit

  • Credits

    Get a free blog at WordPress.com | Theme: Fjords by Peterandrej