baru saja aku memikirkannya
beginikah rasanya bahwa “hidupku terlalu tak berarti untuk diartikan”
hahaha..
apakah memang separah itukah?
ataukah malah kamu juga merasakan?
hingga aku berani mengatakan “hidup itu susah”
apa yang telah aku alami didalam hidupku
dalam kesendirianku atau dalam kebersamaan denganmu
dalam keterkasihan atau dalam ketersiksaan oleh mereka
beritahu aku kawan
jika aku telah memenuhi apa yang mereka butuhkan dariku
dan ingatkan pula aku
saat aku mengingkari kewajibanku sebagai seorang mahluk Tuhan
kini malah aku merasa mereka akan berkata
“bar.. akan capek jika kami terus mengingatkan dirimu..”
“pikirkanlah sendiri bar.. jangan kamu suka untuk terus-terusan diingatkan”
apakah aku sudah cukup berarti bagi mereka?
ahh terlalu jauh..
apakah aku sudah cukup berarti bagi diriku sendiri?
untuk merubahku menjadi “orang”
artikata “orang” yang begitu luas
hahaha
aku rasa sudahlah biar aku seperti ini
yang kutunggu hanya keikhlasanmu
untuk mengajari aku arti hidup
yang bermanfaat..
dampingi aku kawan
untuk kita beritahukan pada mereka
untuk kita berikan milik kita
dari semua apa yang telah kita rasakan
akbar,
at the end Oct of 2nd 2008
