aku teringat akan sebuah hal
tentang sebuah janji
yang menurut aku perlu diperjuangkan
atau minimal dipertahankan terus..
sampai kapan aku juga tidak punya jawaban
pernah ada sebuah pesan berantai dari kakakku yang di+forward kepadaku
tentang sebuah janji
yang bisa aku katakan “it’s me” –> secara kini sok+sok+an saya saja biar keren [barangkali]
tentang sebuah surat dari seseorang kepada wanita yang ingin dinikahinya
bukan sebuah janji untuk bersedia mendampingi selamanya
bukan sebuah janji untuk memberikan sebuah penghidupan yang layak
bukan sebuah janji untuk mencintai+nya selama+lamanya
sebuah surat yang mengatakan dirinya dapat berubah suatu saat kelak
hanya karena ALLAH semata
sebuah ungkapan hati bahwa yang hanya dilakukannya adalah usaha
untuk mendampinginya selamanya
untuk memberikan penghidupan yang layak baginya
untuk mencintai+nya selama+lamanya
karena yang dia tau adalah saat ini
bukan saat esok apalagi saat jauh kedepan [selamanya]
terlalu berat bagi dia untuk menjaminnya
karena yang ia tau dia hidup di+bumi adalah untuk berusaha
bukan berjanji untuk selamanya
begitu mengingatkanku
hahaha
sia+sia tapi bagiku
“sinau sek ae sing penting le..”
-dini hari selepas menikmati nescafe bikinan McCafe Mcd delta plasa-
16.100 rupiah..

hey..selamat kamu dapat PR dari Hidayat/…
tugasnya lihat di blog q (mencari ketenangan)..
met bekerja ya