Huditaakbar

cerita hidup yang ga hidup tapi bercerita tentang hidup

perjuangan [bukan berjuang]

aku teringat akan sebuah hal
tentang sebuah janji
yang menurut aku perlu diperjuangkan
atau minimal dipertahankan terus..

sampai kapan aku juga tidak punya jawaban

pernah ada sebuah pesan berantai dari kakakku yang di+forward kepadaku
tentang sebuah janji
yang bisa aku katakan “it’s me” –> secara kini sok+sok+an saya saja biar keren [barangkali]
tentang sebuah surat dari seseorang kepada wanita yang ingin dinikahinya

bukan sebuah janji untuk bersedia mendampingi selamanya
bukan sebuah janji untuk memberikan sebuah penghidupan yang layak
bukan sebuah janji untuk mencintai+nya selama+lamanya

sebuah surat yang mengatakan dirinya dapat berubah suatu saat kelak
hanya karena ALLAH semata

sebuah ungkapan hati bahwa yang hanya dilakukannya adalah usaha

untuk mendampinginya selamanya
untuk memberikan penghidupan yang layak baginya
untuk mencintai+nya selama+lamanya

karena yang dia tau adalah saat ini
bukan saat esok apalagi saat jauh kedepan [selamanya]

terlalu berat bagi dia untuk menjaminnya
karena yang ia tau dia hidup di+bumi adalah untuk berusaha
bukan berjanji untuk selamanya

begitu mengingatkanku
hahaha
sia+sia tapi bagiku

“sinau sek ae sing penting le..”
-dini hari selepas menikmati nescafe bikinan McCafe Mcd delta plasa-
16.100 rupiah..

1 Comment »

  hidayat wrote @

hey..selamat kamu dapat PR dari Hidayat/…
tugasnya lihat di blog q (mencari ketenangan)..
met bekerja ya


Your comment

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • pesan

  • Feedjit

  • Credits

    Get a free blog at WordPress.com | Theme: Fjords by Peterandrej